Pernyataan Sikap IPI Iran terkait Situasi Tanah Air

Pernyataan Sikap IPI Iran terkait Situasi Tanah Air

Menyikapi peristiwa-peristiwa terkini yang sedang berkembang di tanah air, terutama terjadinya gelombang gerakan massa yang dipelopori organisasi-organisasi kemahasiswaan dari sejumlah perguruan tinggi yang menyampaikan poin-poin tuntutan kepada Parlemen dan Pemerintah RI namun sebagian besarnya berakhir ricuh dan terjadinya rangkaian aksi kekerasan baik kepada aparat keamanan maupun yang dilakukan aparat keamanan kepada para pengunjuk rasa, dengan ini Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) Iran mengeluarkan pernyataan sikap sebagai bentuk tanggungjawab moral sebagai pelajar dan mahasiswa.

Berikut pernyataan sikap IPI Iran periode 2019-2021:

Surat Pernyataan Sikap IPI Iran 2019-2021

Nomor : 01/IPI/SPS/IX/2019

Terkait Situasi Terkini di Tanah Air

Bismilllahirrahmanirrahim

Bermula dari pengesahan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang dilakukan bagaikan operasi senyap pada Kamis (5/9) dan menuai kontroversi karena dinilai sejumlah pasal hasil revisi dapat melemahkan kinerja dan independensi KPK sebagai ujung tombak harapan rakyat dalam upaya melawan tindak pidana korupsi yang telah menjadi amanat dan agenda reformasi, menyusul kemudian pengesahan RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Minerba serta revisi UU Pemasyarakatan disaat yang sama memperlambat proses legislasi UU Penghapusan Kekerasan Seksual, yang memicu bergeraknya berbagai elemen gerakan mahasiswa untuk menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran mengecam keputusan-keputusan kontroversial DPR RI dan pemerintah tersebut yang dinilai dapat merugikan kepentingan umum dan menodai kehidupan demokrasi di Indonesia.

Menyikapi keputusan-keputusan kontroversial DPR RI tersebut, kami Ikatan Pelajar Indonesia di Iran (IPI Iran) memberikan pernyataan sikap sebagai berikut:

  1. Mendesak Presiden RI  untuk segera menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU untuk membatalkan berlakunya UU KPK versi revisi oleh DPR RI yang memuat sejumlah pasal yang dapat mengurangi independensi dan melemahkan kinerja KPK dalam memberantas korupsi di Indonesia.
  2. Menuntut DPR RI untuk kembali melakukan pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) agar kembali pada prinsip-prinsip good governance yakni transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi.
  3. Menolak keputusan DPR terkait pasal-pasal bermasalah pada RKUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan dan RUU Minerba yang dapat memberi dampak buruk pada masyarakat luas dan menghambat kemajuan kehidupan demokrasi di Indonesia.
  4. Mendorong DPR RI untuk segera menyelesaikan pembahasan dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Sampai saat ini angka kekerasan seksual terus meningkat karena belum ada landasan hukum komprehensif yang dapat menyelesaikan persoalan tersebut.
  5. Menuntut DPR RI untuk menjalankan fungsinya sebagai lembaga legislatif  dan perwakilan rakyat yang menyerap, menghimpun, menampung dan menindaklanjuti aspirasi rakyat.
  6. Menuntut Presiden untuk segera merealisasikan janji-janji kampanye untuk menuntaskan peradilan kasus-kasus pelanggaran HAM, memperkuat KPK, mengatasi Karhutla, melindungi perempuan, memperluas lapangan kerja, mempermudah akses pendidikan, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan menuntaskan agenda-agenda reformasi. 
  7. Mengecam pendekatan represif pemerintah dan aparat keamanan terhadap aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat sipil yang menuntut penuntasan amanat reformasi dan penguatan demokrasi di Indonesia.
  8. Mendukung dan menyerukan seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, pelajar dan diaspora Indonesia di luar negeri untuk menunjukkan aksi solidaritas menyelamatkan agenda dan tuntutan reformasi. 
  9. Mendorong aksi-aksi parlemen jalanan oleh organisasi pergerakan mahasiswa untuk dilakukan tanpa melakukan aksi kekerasan dan pengrusakan fasilitas umum, dilakukan secara damai, independen dan benar-benar mewakili suara rakyat dengan mendalami substansi tuntutan serta tidak ditunggangi pihak manapun yang hendak mengambil keuntungan sepihak.

Demikian pernyaatan sikap ini diambil atas dasar panggilan nurani dan tanggungjawab moral sebagai bagian dari elemen bangsa yang berkewajiban turut mengawal amanat konstitusi, cita-cita reformasi dan menjaga kehidupan demokrasi yang berkemanusiaan dan berkeadilan serta berdasar pada semangat persatuan Indonesa.

Salam Perhimpunan!

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

                                                                                            Qom, 26  September 2019

                                                                                                                                        
Lomba Artikel Kemerdekaan RI 74 IPI Iran 2019

Lomba Artikel Kemerdekaan RI 74 IPI Iran 2019

Assalamualaikum mantemaann IPI Iran, Dalam rangka memperingati Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ke – 74  Departemen Kajian dan Intelektual IPI Iran menyelenggarakan kegiatan lomba menulis artikel nihh….!!! dengan tema :

“PERAN PEMUDA DALAM MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN MENUJU INDONESIA UNGGUL”

caranyaa :

  1. Follow akun Instagram IPI Iran (@ipiiran) dan KBRI Tehran (@kbritehran)
  2. Repost postingan “ Lomba artikel kemerdekaan RI 74 IPI Iran 2019” di akun Instagram peserta dan tag 5 teman kamu
  3. Gunakan hashtag #artikeliipiiran#lombaartikelkemerdekaan
  4. Share poster dan deskripsi lomba ke minimal 5 group Whatsapp peserta, deskripsi lomba bisa didownload di https://ipiran.org/panduanlombartikel/

Semua pelajar Indonesia di Republik Islam Iran bisaa banget nih berpartisipasi dalam kegiatan lomba menulis artikel kali ini. Deskripsi lomba bisa di download di https://ipiiran.org/panduanlombartikel/

Ayyooo salurkaan bakat terpendam mu yang diam-diam bisa di kagumi itu di lomba inii!!!

Pernyataan Sikap IPI Iran atas Rangkaian Teror di Colombo Srilanka

Pernyataan Sikap IPI Iran atas Rangkaian Teror di Colombo Srilanka

Kembali terjadi tragedi kemanusiaan, kali ini rentetan ledakan bom mengguncang sejumlah gereja dan hotel di Colombo, ibukota Srilanka pada Minggu, 21 April 2019. Kami mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Indonesia di Iran menyikapi aksi brutal yang tidak berprikemanusiaan tersebut dengan mengeluarkan pernyatan sikap sebagai berikut:

Pertama, mengecam dan mengutuk keras aksi teror bom yang menelan korban jiwa dan luka-luka yang terjadi di sejumlah gereja dan hotel di Colombo Srilanka pada Minggu, 21 April 2019.

Kedua, sangat menyayangkan terjadinya aksi teror tersebut disaat umat Kristiani merayakan Hari Paskah dan umat Islam sedang merayakan Hari Nisfu Sya’ban.

Ketiga, aksi peledakan bom tersebut bukan dari ajaran agama Islam dan bukan dari ajaran agama manapun.

Keempat, meminta semua pihak untuk memberikan penghargaan pada perbedaan keyakinan dan mendorong setiap pemerintah disemua negara agar memberi jaminan keamanan dan kenyamanan pada setiap pemeluk agama menjalankan ibadah sesuai agama dan keyakinan masing-masing terutama pada hari-hari besar keagamaan serta mendorong semua pemerintah di dunia dan lembaga-lembaga keagamaan internasional agar melakukan perlawanan terhadap kelompok-kelompok yang mengatasnamakan agama dalam melakukan aksi-aksi kekerasan.

Kelima, mengucapkan belasungkawa kepada para keluarga korban jiwa, dan korban yang luka-luka semoga bisa kembali sehat sebagaimana sediakala.

Semoga pemerintah dan rakyat Srilanka menerima ujian ini dengan teguh dan aparat keamanan setempat bisa kembali memberi jaminan keamanan pada masyarakat.

Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) Iran

Periode 2019-2021

Ismail Amin

Presiden

IPI Iran Siap Salurkan Dana Bantuan buat Korban Bencana di Palu dan Donggala

IPI Iran Siap Salurkan Dana Bantuan buat Korban Bencana di Palu dan Donggala

Belum kering airmata kita, atas bencana gempa bumi yang melanda Lombok dan Bali, kembali bencana gempa bumi dan tsunami terjadi di Sulawesi Tengah, khususnya di Palu, Donggala dan sekitarnya. Bencana tersebut adalah duka kita semua. Termasuk duka bagi pelajar dan mahasiswa Indonesia yang berada jauh dari tanah air. Terbayang, betapa perihnya duka teman-teman perhimpunan pelajar yang keluarganya tertimpa bencana di tanah air.

Untuk turut membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena bencana, kami Ikatan Pelajar Indonesia (IPI) Iran membuka penyaluran donasi buat teman-teman pelajar dan warga Indonesia yang bermukim di seluruh wilayah di Republik Islam Iran yang akan kami salurkan langsung kepada teman dan kerabat kita yang menjadi korban.

Donasi bisa ditransfer ke rekening:

Bank Refah : 5894-6315-0129-6354

an: Bahesty Zahra

Narahubung : Bahesty Zahra (+98 933 479 6421)

Terimakasih

Presiden IPI Iran 2018-2019

Muhammad Ghiffari