Meski jauh dari tanah air, dari kampung halaman dan jauh dari orangtua dan sanak saudara, sejumlah pelajar Indonesia di Iran tetap  semarak merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama dengan Pejabat KBRI dan WNI lainnya. Bertempat di halaman belakang Wisma Duta KBRI untuk Iran, KBRI Tehran menggelar salat Idul Fitri pada Rabu (5/5). Kesemarakan perayaan Idul Fitri bertambah dengan kehadiran sejumlah warga muslim dari negara-negara sahabat seperti dari Turki, beberapa negara di Afrika, UEA, Pakistan, Palestina, Mesir dan lain-lain, baik dari Duta Besar, diplomat dan warga biasa dari masing-masing negara sahabat tersebut.

Bertindak sebagai imam salat, Muhammad Nasrullah Hanafiiyah, Presiden IPI Iran 2017-2018. Sementara Muhammad Hilal Zain didaulat sebagai khatib dalam penyelenggaraan salat Idul Fitri tersebut. 

Mahasiswa S1 fikih Universitas Internasional Al-Mustafa cabang Esfahan tersebut dalam khutbah Id nya mengingatkan jamaah agar selalu menjaga ukhuwah Islamiyah dan menjalin tali persaudaraan antar sesama, baik terhadap sesama muslim maupun terhadap non muslim. Dalam lanjutan khutbahnya, mahasiswa asal Jepara tersebut menegaskan puasa dan amalan ibadah yang dilakukan sepanjang bulan Ramadhan sangat memberi efek dan pengaruh besar pada pembentukan pribadi yang berakhlak baik. “Terkikisnya sifat hasad, iri dan dengki kepada sesama manusia adalah diantara capaian-capaian yang harus kita rasakan sehabis menjalankan rangkaian amalan ibadah sepanjang Ramadhan.” Ungkapnya.

Mengaitkan dengan pesta demokrasi yang baru saja berlangsung dengan terselenggaranya Pemilu serentak pada April lalu dengan lancar dan aman, mahasiswa kelahiran 7 Agustus 1995 tersebut mengingatkan untuk menghindari perpecahan. “Namanya juga kontestasi, pasti ada yang menang, ada yang kalah, namun dengan itu, tidak boleh dijadikan alasan untuk berpecah belah. Memanfaatkan momen yang fitri ini, mari kita saling memaafkan . Dan keretakan-keretakan yang sempat muncul akibat dari panjangnya masa kampanye, semoga bisa direkatkan kembali dengan fokus pada pencapaian cita-cita bersama untuk kemajuan bangsa.” Pesannya.

Usai khutbah dibacakan, para jamaah serentak berdiri dan saling bersalaman satu sama lain dengan diiringi salawatan. Prosesi selanjutnya adalah menyantap makanan ala nusantara yang telah dipersiapkan KBRI, menambah suasana penuh kegembiraan terjadi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama oleh Dubes, staff, masyarakat dan mahasiswa Indonesia yang berada di Iran. [FD]