Nikmatnya Kebab Kubide dari Iran

Nikmatnya Kebab Kubide dari Iran

Hai pembaca setia serba-serbi IPI selamat ber hari Senin dan mengawali aktifitas. Di tulisan-tulisan sebelumnya kita sudah lumayan banyak membahas tentang beberapa tempat sejarah dan wisata yang ada di Iran. Di segmen selanjutnya, kami akan membuat perut teman-teman keroncongan dan kelaparan. Sudah tahu kan apa yang mau kami bahas? Yap betul sekali, kuliner Iran. Sudah lapar? Ayo langsung kita makan! Eh, baca tulisan maksudnya. Hihihi…

Teman-teman pasti sudah tidak asing dengan kebab. Sajian daging panggang, bawang bombay, sayur mayur, serta saus khas yang dibungkus dengan roti tortilla. Makanan ini sudah sangat mudah ditemukan di Indonesia.

Iran juga punya kuliner satu ini. namanya Kebab Kubide. Sama-sama terbuat dari daging domba atau sapi, tapi Kebab Kubide menggunakan daging giling yang dicampur dengan bawang bombay dan bawang putih cincang serta daun peterseli. Di adonan daging juga ditambahkan telur untuk merekatkan semua komposisi kebab. Tidak lupa garam dan lada hitam sebagai penyedapnya. Sebelum dipanggang, Kebab Kubide disimpan di lemari pendingin selama kurang lebih 4 jam. Fungsinya agar bumbu meresap ke daging dengan sempurna.
Kebab Kubide dibentuk memanjang di tusukan yang umumnya terbuat dari besi. Setelah itu dipanggang diatas batubara panas. Saat dipanggang, aromanya akan menari-nari di hidung dan memancing nafsu makan.

Kebab Kubide biasa disajikan dengan nasi hangat yang sudah ditaburi dengan Zeresh (buah barberry kering, rasanya masam) dan saffron atau roti Sanggak (roti yang dipanggang di atas batu kerikil panas). Tidak lupa tomat panggang, potongan kecil mentega, Sabzi (lalapan versi Iran), dan bawang bombay mentah yang sudah dimarinate dengan air lemon.

Jika teman-teman traveling ke Iran, kalian wajib mencicipi menu spesial khas Persia ini. Konon menu ini sudah ada sejak zaman kekuasaan Safavi. Alias 500 tahun lalu!